Penyaluran bantuan logistik oleh BPBD Jombang merupakan langkah standar namun krusial dalam manajemen bencana daerah. Kejadian angin puting beliung terjadi di Desa Plemahan dan Desa Kedungpapar di Kecamatan Sumobito biasanya mengakibatkan kerusakan atap rumah dan fasilitas umum, sehingga intervensi cepat sangat diperlukan. Bantuan ini bersifat darurat (emergency relief), yang bertujuan untuk: Memenuhi kebutuhan dasar: Memastikan korban terdampak memiliki akses makanan dan perlengkapan tidur sementara, Perbaikan darurat: Menyediakan material penutup bangunan guna mencegah kerusakan lebih lanjut akibat hujan (seperti terpal),Stabilisasi kondisi: Memberikan rasa aman dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah. Berdasarkan protokol BPBD, logistik yang dikirimkan ke Sumobito umumnya meliputi: Paket Sembako: Beras, mie instan, minyak goreng, dan makanan kaleng, Terpal/Tenda Gulung: Sebagai penutup atap rumah yang hancur sebelum diperbaiki secara permanen, Selimut dan Matras: Untuk kenyamanan tidur, terutama bagi lansia dan anak-anak, Penyaluran ini dilakukan melalui tahapan berikut: Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD melakukan pendataan jumlah rumah yang rusak (kategori berat, sedang, ringan), Verifikasi Data: Koordinasi dengan pihak Desa di Sumobito dan pihak Kecamatan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Distribusi: Logistik dikirim dari gudang BPBD ke titik kumpul atau langsung ke rumah warga terdampak. Selain BPBD, penanganan di Sumobito biasanya melibatkan: TNI/Polri: Membantu pembersihan puing-puing bangunan dan pohon tumbang, Dinas Sosial (Tagana): Terkadang mendirikan dapur umum jika dampak kerusakan cukup luas, Relawan: Membantu mobilisasi bantuan ke area yang sulit dijangkau. Penyaluran logistik ini hanyalah langkah awal. Untuk kerusakan bangunan permanen, biasanya warga akan diarahkan untuk mengajukan bantuan perbaikan rumah melalui mekanisme dana hibah atau bantuan sosial yang dikoordinasikan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang setelah masa tanggap darurat selesai. Penyaluran bantuan logistik oleh BPBD Jombang merupakan wujud respons cepat pemerintah daerah dalam memitigasi dampak bencana angin puting beliung. Fokus utama dari aksi ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar (pangan dan papan sementara) bagi warga terdampak guna mencegah krisis sosial dan kesehatan pasca-bencana.