Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Majelis Az-Zahir di bawah pimpinan Habib Ali Zainal Abidin Assegaf adalah sebuah acara keagamaan yang sangat dinantikan oleh banyak umat Muslim, khususnya di Indonesia. Perayaan ini memiliki makna mendalam dan menjadi momen spesial untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Makna Maulid Nabi Muhammad SAW Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah. Peringatan ini bukan sekadar tradisi, melainkan wujud cinta dan penghormatan umat Muslim kepada Rasulullah SAW. Tujuannya adalah untuk Mengenang perjuangan dan akhlak Nabi: Maulid menjadi sarana untuk mengingat kembali perjalanan hidup, ajaran, dan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang penuh dengan kasih sayang, kesabaran, dan kebijaksanaan. Meneladani sifat-sifat mulia: Dengan memperingati Maulid, umat Muslim diharapkan dapat meneladani akhlakul karimah Nabi, seperti kejujuran, amanah, dan kepedulian terhadap sesama. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan: Peringatan ini dapat menguatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT serta menumbuhkan rasa cinta yang lebih dalam kepada Nabi Muhammad SAW. 
Majelis Az-Zahir adalah salah satu majelis taklim terkemuka di Indonesia. Majelis ini dikenal luas karena lantunan selawat dan qasidahnya yang syahdu dan menyejukkan hati. Ribuan hingga puluhan ribu jemaah kerap hadir dalam setiap acara yang diselenggarakan oleh Majelis Az-Zahir.
Habib Ali Zainal Abidin Assegaf adalah pimpinan Majelis Az-Zahir. Beliau adalah seorang ulama muda yang karismatik dan memiliki suara merdu. Kepemimpinan beliau dalam membimbing majelis ini telah membawa pengaruh besar dalam menyebarkan ajaran Islam yang damai dan penuh cinta. Gaya dakwahnya yang santun dan penuh ketenangan membuat banyak orang merasa dekat dan nyaman dalam mengikuti majelis yang dipimpinnya.
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Majelis Az-Zahir biasanya diselenggarakan dengan meriah namun tetap khidmat. Berikut adalah beberapa ciri khasnya: Pembacaan maulid dan selawat: Acara utama adalah pembacaan kitab maulid, seperti Maulid Simtudduror, serta lantunan selawat yang dipimpin langsung oleh Habib Ali. Suasana saat selawat dilantunkan sangat khusyuk dan menyentuh jiwa, Tausiyah agama: Habib Ali akan menyampaikan tausiyah atau ceramah yang berisi pesan-pesan moral, ajaran Islam, dan kisah-kisah teladan dari Nabi Muhammad SAW, Doa bersama: Acara diakhiri dengan doa bersama untuk memohon keberkahan, ampunan, dan keselamatan bagi seluruh umat. Acara ini dihadiri oleh Camat Sumoboto, Forkopimcam dan seluruh warga Masyarakat yang ada di Wilayah Sumobito. Perayaan ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan umat terhadap Nabi Muhammad SAW begitu besar dan dapat menyatukan banyak hati dalam satu kebersamaan yang penuh berkah. Senin (8/9/2025)