JOMBANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang terus bergerak aktif dalam mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan menggelar Rapat Bimbingan Teknis (Bimtek) khusus bagi para petugas absen pajak (opsen pajak) tingkat desa di wilayah Kecamatan Sumobito, Jombang. Kegiatan yang berlangsung di aula Kecamatan Sumobito ini dihadiri oleh jajaran perwakilan Bapenda Jombang, jajaran Forkopimcam Sumobito, serta puluhan petugas pemungut/penagih pajak dari berbagai desa se-Kecamatan Sumobito. Bimtek ini digelar bertujuan untuk membekali para petugas lapangan dengan pemahaman regulasi terbaru mengenai opsen pajak daerah, sekaligus meningkatkan keterampilan dalam validasi data objek pajak. Dengan data yang lebih akurat, diharapkan potensi pajak yang belum tergali atau menunggak dapat terselesaikan dengan lebih efektif."Petugas absen pajak adalah ujung tombak kita di lapangan. Lewat Bimtek ini, kita menyamakan persepsi dan memberikan pembekalan agar mereka bisa melakukan penagihan dan pendataan secara lebih presisi, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat," ujar perwakilan Bapenda Jombang dalam sambutannya. Pemanfaatan Aplikasi Digital: Pengenalan dan pemantapan sistem pelaporan berbasis aplikasi guna mempercepat alur data dari desa ke kabupaten. Validasi Kendaraan Bermotor: Strategi melacak keberadaan objek penunggak pajak yang sudah berpindah tangan atau rusak total. Sosialisasi Insentif Pajak: Membekali petugas dengan informasi program pemutihan atau insentif pajak agar bisa disampaikan sebagai daya tarik bagi wajib pajak. Camat Sumobito menyambut baik inisiatif dari Bapenda Jombang ini. Menurutnya, kesadaran membayar pajak kendaraan bermotor akan berdampak langsung pada bagi hasil pembiayaan pembangunan, khususnya infrastruktur di wilayah pedesaan. "Kami siap mendukung penuh program ini. Jika para petugas di desa dibekali kemampuan yang mumpuni, target capaian pajak di Kecamatan Sumobito optimis bisa terpenuhi dengan maksimal tahun ini," tegas Camat Sumobito. Dengan adanya pembekalan berkala seperti ini, Bapenda Jombang berharap kesadaran warga dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor semakin meningkat, yang pada akhirnya akan mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Jombang. Rapat Bimtek ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kompetensi, akurasi data, dan profesionalisme para petugas opsen pajak di tingkat desa sebagai ujung tombak pemungutan pajak daerah. Melalui pembekalan regulasi terbaru dan pemanfaatan sistem digital, kegiatan ini bertujuan strategis untuk menekan angka penunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan memaksimalkan potensi penerimaan daerah. Petugas ditekankan untuk melakukan validasi data objek pajak secara presisi (memilah kendaraan yang rusak/pindah tangan) serta melakukan penagihan dan sosialisasi program insentif (pemutihan) secara persuasif kepada masyarakat. Keberhasilan pemungutan pajak ini bergantung pada sinergi yang kuat antara Bapenda Jombang, pihak Kecamatan Sumobito, dan pemerintah desa demi mendorong percepatan pembangunan infrastruktur daerah melalui skema bagi hasil pajak. Kegiatan Bimtek ini bukan sekadar rapat rutin, melainkan langkah taktis Bapenda Jombang untuk memperkuat akurasi data dan performa petugas lapangan di Kecamatan Sumobito guna menggenjot kesadaran wajib pajak dan mengoptimalkan PAD.