
SUMOBITO – Varian baru virus Covid-19 sudah masuk ke Indonesia dan sudah ditemukan kasusnya dan pemerintah sudah melakukan langkah untuk mengantipasi lonjakan kasus. Sebab, varian baru ini dinilai cukup ganas dan sangat cepat penularannya. Baru-baru ini dikabarkan bahwa ada lonjakan yang sangat signfikan di Kabupaten Kudus dan Kabupaten Bangkalan.
Menyikapi kondisi tersebut, agar tidak terjadi penyebaran covid-19 di Kabupaten Jombang khususnya di wilayah Kecamatan Sumobito, camat mengumpulkan 3 pilar Desa dalam Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan. “ya, untuk itu kami selaku koordinator forpimcam mengumpulkan 3 pilar desa ada Kades, Babinsa dan babinkamtibmas”, ujarnya.
Di tingkat Kabupaten, Bupati Jombang juga telah menginstruksikan perpanjangan PPKM berbasis mikro sampai dengan 15 – 28 Juni 2021, selangkah dengan Camat Sumobito dalam arahannya di balai Desa Sumobito 19 Juni 2021 bahwa PPKM Mikro harus diaktifkan lagi. “Bapak Ibu Kades, bapak-bapak babinsa dan babinkabtimas supaya mengkatifkan kembali PPKM Mikro yang ada di Desa masing-masing”, tegasnya.
Di samping itu, pria yang lulusan IPDN ini juga memerintahkan Kepala Puskesmas Sumobito dan.Jogoloyo untuk mengoptimalkan kegiatan vaksinasi kepada masyarakat. “tolong Kepala Puskesmas harus mengoptimalkan kegiatan vaksin”, jelasnya.
Sebelum mengakhiri arahannya, Camat Sumobito berpesan juga bahwa 3 pilar desa harus selektif terkait tamu dari luar kota khususnya kategori zona merah., “harus selektif jika ada tamu dari luar kota,” imbuhnya. Kemudian kegiatan ini dilanjutkan dengan tanya jawab maupun diskusi terkait permasalahan yang ada di desa.
